Cerita berfokus pada kehidupan Karta (Fadly) dan istrinya yang sedang hamil tua. Kehidupan mereka mulai terusik ketika Karta mulai menjauh dari ajaran agama, yang kemudian membuka celah bagi kekuatan gelap untuk masuk.

Penonton dapat melihat bagaimana sineas zaman dulu menciptakan suasana seram tanpa CGI, sering kali menggunakan teknik tata rias yang terlihat nyata dan menjijikkan untuk masanya.

Film ini mengisahkan tentang teror supranatural yang dialami oleh (Fadly) dan keluarganya.

If you have never seen an Indonesian horror film from this era, adjust your expectations. These films have a very distinct style.